Showing posts with label profesinalisme. Show all posts
Showing posts with label profesinalisme. Show all posts

PPG Kementerian Agama

Dalam rangka mempercepat pelaksanaan program sertifikasi Guru Dalam Jabatan bagi guru RA/madrasah, Direktorat Pendidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, tahun 2012/2013 memberi kesempatan kepada guru RA/madrasah Dalam Jabatan yang belum pernah ikut sertifikasi guru untuk mengikuti sertifikasi guru melalui pola Pendidikan Profesi Guru (PPG) di sejumlah perguruan tinggi Islam yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

Download Soal PPG

Berikut ini kami sajikan soal PPG
silahkan dicoba, semoga bermanfaat
silahkan klik disini untuk soalnya

part 1
part 2
part 3

Simulasi UKG online

Kabar gembira bagi bapak dan ibu guru peserta UKG Onlinw 2012. kami Tim Ukg Online sudah membuat simulasi soal UKG. silahkan coba soal ini agar anda terbiasa menggunakan tombol-tolbolnya.
Silahkan membuanya dengan alamat berikut: Simulasi Soal UKG kemudian browse jenjang atau mata pelajaran yang ada. anda akan melihat user interface sama persis dengan panduan UKG dari kemendiknas.

Belajar untuk Hidup

ADA ungkapan berbunyi non scolae sed vitae discimus, artinya, kita belajar bukan demi sekolah, tetapi demi hidup (Ibe Karyanto: 2004). Ungkapan ini menarik direnungkan di tengah kecenderungan penyempitan makna belajar sekadar tuntutan sekolah.
Memang benar anak-anak sekolah memiliki kewajiban belajar, namun belajar bukan hanya mendapatkan nilai baik dan lulus dari bangku sekolah. Lebih dari itu, belajar untuk eksistensi hidup.

Profesionalisme Guru

PROFESIONALISME GURU

Istilah profesional pada umumnya adalah orang yang mendapat upah atau gaji dari apa yang dikerjakan, baik dikerjakan secara sempurna maupun tidak. (Martinis Yamin, 2007). Dalam konteks ini bahwa yang dimaksud dengan profesional adalah guru. Pekerjaan profesional ditunjang oleh suatu ilmu tertentu secara mendalam yang hanya mungkin diperoleh dari lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai sehingga kinerjanya didasarkan kepada keilmuan yang dimilikinya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (Wina Sanjaya, 2008). Dengan demikian seorang guru perlu memiliki kemampuan khusus, kemampuan yang tidak mungkin dimiliki oleh orang yang bukan guru ”a teacher is person sharged with the responbility of helping orthers to learn and to behave in new different ways” (Cooper, 1990).

Profesionalisme guru adalah kemampuan guru untuk melakukan tugas pokoknya sebagai pendidik dan pengajar meliputi kemampuan merencanakan, melakukan, dan melaksanakan evaluasi pembelajaran. Pada prinsipnya setiap guru harus disupervisi secara periodik dalam melaksanakan tugasnya. Jika jumlah guru cukup banyak, maka kepala sekolah dapat meminta bantuan wakilnya atau guru senior untuk melakukan supervisi. Keberhasilan kepala sekolah sebagai supervisor antara lain dapat ditunjukkan oleh meningkatnya kinerja guru yang ditandai dengan kesadaran dan keterampilan melaksanakan tugas secara bertanggung jawab.